Peresmian Pojok Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kepri

8 Desember 2017

TANJUNGPINANG, Pemotongan Pita dan penandatanganan piagam yang dilakukan oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia Rahmat Bagja menandakan telah diresmikannya Pusat Pengawasan Partisipatif (Pojok Pengawasan) Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, pada hari kamis tanggal 7 Desember 2017.


Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kepri Muhammad Syahri Papene menyampaikan, peresmian pojok pengawasan Bawaslu Kepri ini merupakan momentum penting bagi Bawaslu Kepri dalam menciptakan ruang atau tempat yang dapat digunakan untuk mencari informasi terkait pengawasan Pemilu. Pojok pengawasan ini diharapkan jadi ruang diskusi bagi masyarakat, pelajar serta jurnalis untuk menambah pengetahuannya tentang kepemiluan dan juga menjadi ruang informasi terkait pengawasan dan Penyelenggaraan pemilu.


Semoga pojok pengawasan ini dapat dimanfaatkan masyarakat Kepri khususnya kota Tanjungpinang untuk mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan pemilu. "Apalagi tahun depan Kota Tanjungpinang akan menyelenggarakan Pemilukada Walikota Tanjungpinang." Harapan ketua Bawaslu Kepri.


Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan bahwa pojok Pengawasan ini merupakan salah satu dari beberapa program Bawaslu RI untuk dapat memberikan pemahaman terhadap penyelenggaraan dan pengawasan pemilu. "Program pengawasan berbasis IT, Forum pengawasan warga, pojok pengawasan, Pramuka saka adiasta, dan gerakan partisipatif masyarakat lainnya."


Masing-masing program tersebut dilakukan Bawaslu semata-mata untuk dapat memberikan informasi yang baik kepada masyarakat agar dapat lebih memahami mengerti terkait pemilu.
"Kami mengharapkan dengan adanya pojok pengawasan ini dapat dijadikan tempat untuk saling bertukar informasi, pikiran dan pengetahuan tentang pemilu khususnya pengawasan terhadap pelanggaran pemilu," ungkapnya.


Tak hanya tempat untuk masyarakat,Rahmad menuturkan pojok pengawasan ini juga dapat dimanfaatkan Mahasiswa juga mendapatkan literatur dan bahan perkuliahannya khususnya yang berhubungan dengan sosial dan hukum."Semoga dengan adanya pojok ini nantinya dapat menjadi tempat diskusi dan pembelajaran terhadap masyarakat terkait penyelesaian sengketa pemilu di Kepri," ungkap Rahmad.


Hadir juga dalam peresmian tersebut, Ketua Kwarda gerakan pramuka Kepulauan Riau, Anggota Bawaslu Provinsi Kepri Idris, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri beserta jajaran sekretariat Tenaga Ahli Bawaslu RI, Kepala Subbagian Sosialisasi Bawaslu RI, dan pejabat struktural dan pegawai di Lingkungan Bawaslu Provinsi Kepri serta para undangan.(Admin)

Informasi Publik

Regulasi

Agenda Bawaslu

Hubungi Kami

Peresmian Pojok Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kepri

8 Desember 2017

TANJUNGPINANG, Pemotongan Pita dan penandatanganan piagam yang dilakukan oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia Rahmat Bagja menandakan telah diresmikannya Pusat Pengawasan Partisipatif (Pojok Pengawasan) Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, pada hari kamis tanggal 7 Desember 2017.


Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kepri Muhammad Syahri Papene menyampaikan, peresmian pojok pengawasan Bawaslu Kepri ini merupakan momentum penting bagi Bawaslu Kepri dalam menciptakan ruang atau tempat yang dapat digunakan untuk mencari informasi terkait pengawasan Pemilu. Pojok pengawasan ini diharapkan jadi ruang diskusi bagi masyarakat, pelajar serta jurnalis untuk menambah pengetahuannya tentang kepemiluan dan juga menjadi ruang informasi terkait pengawasan dan Penyelenggaraan pemilu.


Semoga pojok pengawasan ini dapat dimanfaatkan masyarakat Kepri khususnya kota Tanjungpinang untuk mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan pemilu. "Apalagi tahun depan Kota Tanjungpinang akan menyelenggarakan Pemilukada Walikota Tanjungpinang." Harapan ketua Bawaslu Kepri.


Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan bahwa pojok Pengawasan ini merupakan salah satu dari beberapa program Bawaslu RI untuk dapat memberikan pemahaman terhadap penyelenggaraan dan pengawasan pemilu. "Program pengawasan berbasis IT, Forum pengawasan warga, pojok pengawasan, Pramuka saka adiasta, dan gerakan partisipatif masyarakat lainnya."


Masing-masing program tersebut dilakukan Bawaslu semata-mata untuk dapat memberikan informasi yang baik kepada masyarakat agar dapat lebih memahami mengerti terkait pemilu.
"Kami mengharapkan dengan adanya pojok pengawasan ini dapat dijadikan tempat untuk saling bertukar informasi, pikiran dan pengetahuan tentang pemilu khususnya pengawasan terhadap pelanggaran pemilu," ungkapnya.


Tak hanya tempat untuk masyarakat,Rahmad menuturkan pojok pengawasan ini juga dapat dimanfaatkan Mahasiswa juga mendapatkan literatur dan bahan perkuliahannya khususnya yang berhubungan dengan sosial dan hukum."Semoga dengan adanya pojok ini nantinya dapat menjadi tempat diskusi dan pembelajaran terhadap masyarakat terkait penyelesaian sengketa pemilu di Kepri," ungkap Rahmad.


Hadir juga dalam peresmian tersebut, Ketua Kwarda gerakan pramuka Kepulauan Riau, Anggota Bawaslu Provinsi Kepri Idris, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri beserta jajaran sekretariat Tenaga Ahli Bawaslu RI, Kepala Subbagian Sosialisasi Bawaslu RI, dan pejabat struktural dan pegawai di Lingkungan Bawaslu Provinsi Kepri serta para undangan.(Admin)

Buletin Bawaslu