MENJALIN KERJASAMA DENGAN KWARDA GERAKAN PRAMUKA

4 Juni 2018

Tanjungpinang, Dalam rangka tindak lanjut gerakan pusat pengawasan partisipatif, Bawaslu Kepulauan Riau melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kwarda Gerakan Pramuka Kepulauan Riau bertempat di halaman Masjid Dompak, senin 4 Juni 2018.


Penandatanganan MOU Bawaslu Kepri dan Kwarda Pramuka Provinsi Kepri dihadiri langsung Ketua Kwarda DR H.T.S. Arif Fadillah S.Sos, M.Si dan Ketua Bawaslu Kepulauan Riau Muhammad Sjahri papene yang juga dihadiri para Anggota Pramuka Se Provinsi kepulauan Riau


Dalam penyampaiannya,Ketua Bawaslu Kepri Syahril Papene mengharapkan Pramuka sebagai organisasi yang menghimpun generasi muda Provinsi Kepri dapat ikut berperan aktif dalam mensukseskan Pemilu tahun 2019 mendatang.


Sehubungan Gerakan Pramuka adalah bersifat non politik, maka tidaklah layak membawa lembaga ini kedalam kancah politik maupun yang bersifat politik praktis. Meskipun setiap anggota Gerakan pramuka memiliki hak suara namun pada prakteknya Gerakan Pramuka dituntut tetap netral. Tidak memposisikan Kwartir/ Gugus depan/Satuan karya dalam dukung-mendukung atau memihak pada salah satu peserta pemilu. Maka dari itu, sudah sewajarnya Bawaslu menggandeng Gerakan Pramuka dalam upaya penegakan demokrasi, khususnya dalam mengawal terselenggaranya pengawasan pemilu sampai tercipta pemilu yang berintegritas.


"Kami berharap anggota Pramuka Provinsi Kepri mampu bersikap netral pada pelaksanaan pemilu, tidak memihak manapun serta mampu menegakkan demokrasi di Provinsi Kepri," ujar Syahril Papene.


Turut hadir dalam penandatanganan Mou tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Idris, S.Th.I dan Rosnawati, MA dan Kasubbag TP3 Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Fithria Sandy, S.IP., M.Ak.

Informasi Publik

Regulasi

Agenda Bawaslu

Hubungi Kami

MENJALIN KERJASAMA DENGAN KWARDA GERAKAN PRAMUKA

4 Juni 2018

Tanjungpinang, Dalam rangka tindak lanjut gerakan pusat pengawasan partisipatif, Bawaslu Kepulauan Riau melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kwarda Gerakan Pramuka Kepulauan Riau bertempat di halaman Masjid Dompak, senin 4 Juni 2018.


Penandatanganan MOU Bawaslu Kepri dan Kwarda Pramuka Provinsi Kepri dihadiri langsung Ketua Kwarda DR H.T.S. Arif Fadillah S.Sos, M.Si dan Ketua Bawaslu Kepulauan Riau Muhammad Sjahri papene yang juga dihadiri para Anggota Pramuka Se Provinsi kepulauan Riau


Dalam penyampaiannya,Ketua Bawaslu Kepri Syahril Papene mengharapkan Pramuka sebagai organisasi yang menghimpun generasi muda Provinsi Kepri dapat ikut berperan aktif dalam mensukseskan Pemilu tahun 2019 mendatang.


Sehubungan Gerakan Pramuka adalah bersifat non politik, maka tidaklah layak membawa lembaga ini kedalam kancah politik maupun yang bersifat politik praktis. Meskipun setiap anggota Gerakan pramuka memiliki hak suara namun pada prakteknya Gerakan Pramuka dituntut tetap netral. Tidak memposisikan Kwartir/ Gugus depan/Satuan karya dalam dukung-mendukung atau memihak pada salah satu peserta pemilu. Maka dari itu, sudah sewajarnya Bawaslu menggandeng Gerakan Pramuka dalam upaya penegakan demokrasi, khususnya dalam mengawal terselenggaranya pengawasan pemilu sampai tercipta pemilu yang berintegritas.


"Kami berharap anggota Pramuka Provinsi Kepri mampu bersikap netral pada pelaksanaan pemilu, tidak memihak manapun serta mampu menegakkan demokrasi di Provinsi Kepri," ujar Syahril Papene.


Turut hadir dalam penandatanganan Mou tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Idris, S.Th.I dan Rosnawati, MA dan Kasubbag TP3 Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Fithria Sandy, S.IP., M.Ak.

Buletin Bawaslu