PUBLIKASI
BAWASLU KEPRI UMUMKAN ANUGERAH KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK BAGI BAWASLU KAB/KOTA SE-KEPRI
Sumber : Divisi Hukum, Humas, dan Datin / Kategori : Berita / Post date : 23-03-2021

Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau gelar Rapat Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu 2020 dan Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Untuk tujuh Bawaslu Kabupaten/kota se-Kepri pada Senin (22/03/2021).

Tanjungpinang – Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau gelar Rapat Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu 2020 dan penganugerahan keterbukaan informasi publik untuk tujuh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kepulauan Riau, lima diantaranya menyandang predikat “INFORMATIF” satu “MENUJU INFORMATIF” dan satu “CUKUP INFORMATIF”.

Kegiatan yang di inisiasi oleh Divisi Hukum Humas Dan Datin tersebut dilaksanakan secara Zoom dari Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepuluan Riau pada (22/03/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Indrawan Susilo Prabowoadi, S.H., M.H selaku Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Data Informasi, Rosnawati, MA selaku Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Idris, S.Th.I selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal, Yessi Yunius, SE., M.Si selaku Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Firdinan Islami, S.STP., M.Si selaku Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, seluruh Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota, Koordinator Sekretariat, Kepala Sekretariat dan Staf Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Kepri.

Sambutan diawali oleh Idris S.Th.I Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga melalui video conference terpisah, dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota dalam melakukan pengawasan selama pemilihan pada tahun 2020 yang lalu, meskipun ada yang sampai ke mahkamah konstitusi namun sudah selesai dan semua berjalan dengan baik sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, “walaupun pilkada sudah selesai namun kita tetap melakukan evaluasi terkait pengawasan dan keterbukaan informasi, dan tentunya pemeringkatan ini juga ada hubungannya dengan pengawasan kedepan” ucap beliau.

Diwaktu yang sama Rosnawati, MA selaku Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa menambahkan dalam sambutannya “jadikan penganugerahan ini sebagai semangat dan membangun motivasi dalam pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat yang membutuhkan informasi terkait tugas pokok kita sebagai lembaga penyelenggara pemilu kedepan”, ucap beliau.

Selanjutnya sambutan penutup dan sekaligus mengumumkan penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kepri oleh Indrawan Susilo Prabowoadi, S.H.,M.H selaku Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Datin “perlu diketahui bahwa dalam penilaian pemeringkatan ini kita menganalisa dan melakukan pembahasan bersama dalam pleno serta mengundang Tenaga ahli Bawaslu RI dan staf Kehumasan RI dalam memberikan penilaian, dari hasil pembahasan bersama tenaga ahli dan staf humas RI semula kita mendapatkan lima kategori, diantaranya, Informatif, menuju informatif, cukup informatif, kurang informatif dan tidak informatif, namun tambah beliau, dengan beberapa pertimbangan dari aktifitas yang dilakukan oleh kawan-kawan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam satu tahun terakhir ini maka kami memutuskan untuk memberikan tiga katagori dalam penilaian diantaranya Informatif, menuju informatif dan cukup informatif, selanjutnya beliau juga mengatakan agar Bawaslu Kabupaten/Kota untuk selalu meningkatkan kapasitas pelayanan dalam memberikan informasi juga melakukan perbaikan serangkaian keterbukaan informasi mulai dari web, medsos, PPID dan lain sebagainya.

Di penghujung dari rangkaian acara tersebut Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Datin mengatakan “kemungkinan pada tahun 2021 ini akan ada dua penganugerahan keterbukaan informasi, pertama yang diadakan oleh Bawaslu RI kedua dari Komisi Informasi Provinsi Kepri, oleh karena itu mari sama-sama kita rawat dan jaga lembaga kita dalam memberikan informasi kepada masyarakat yang sudah kita jalankan selama ini agar lembaga kita bisa diakui oleh lembaga lain dan tetap eksis memberikan pelayanan keterbukaan informasi secara baik dan benar.

Terakhir beliau berpesan bagi yang mendapat predikat informatif untuk terus tingkatkan pelayanan keterbukaan informasi, yang menuju informatif masih ada waktu untuk memperbaiki yang sudah dijalankan, dan yang cukup informatif juga masih banyak waktu untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

Penutup beliau mengatakan “salah satu parameter berhasil atau tidaknya sebuah lembaga adalah seberapa banyak  kita memperoleh prestasi dari berbagai bidang yang di selenggarakan” (isk)