Badan Pengawas Pemilihan Umum Propinsi Kepulauan Riau
PUBLIKASI
Minimalisir Kecurangan Data Pemilih, Bawaslu Kepri Hadiri Rakor Pemutakhiran DPB
Sumber : Divisi Pengawasan dan Hubal / Kategori : Berita / Post date : 08-07-2022

Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau turut menghadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau di Hotel CK Tanjung Pinang pada hari Selasa (05/07/2022)

Tanjungpinang - Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau turut menghadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau di Hotel CK Tanjung Pinang pada hari Selasa (05/07/2022).

Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan masukan mengenai Data Pemilih dari instansi terkait dan/atau masyarakat.

Tujuan PDPB  antara lain pertama memelihara, memperbaharui, dan mengevaluasi DPT Pemilu secara terus-menerus dan berkelanjutan, kedua menyediakan data dan informasi Pemilih berskala nasional dan daerah mengenai Data Pemilih secara komprehensif, akurat, dan mutakhir, ketiga pemutakhirkan Data Pemilih dengan menggunakan teknologi informasi dengan tetap menjamin kerahasiaan data.

Adapun latar belakang pemutakhiran DPB antara lain, pertama UU Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 14, 17, dan 20 huruf l berkaitan dengan kewajiban KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kab/kota dalam melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Yang kedua, meminimalisir kecurigaan atau potensi manipulasi daftar pemilih pendekatan pemutakhiran DPB. Terakhir, memudahkan kerja secara teknis secara berkelanjutan Daftar Pemilih terus menerus diperbaharui dengan mekanisme kerja berkesinambungan. 

Dalam kesempatan ini, Said Abdullah Dahlawi, S.T selaku Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan ucapan optimisme diantara penyelenggara dalam  mensukseskan Pemilu 2024.

Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Idris, S.Th.I juga menyampaikan bahwa, “Untuk mencapai daftar pemilih yang akurat, komprehensif dan mutakhir perlu adanya kerjasama antar pihak, KPU dan Bawaslu harus bersinergi dalam melakukan pendataan dilapangan sehingga jika terjadi kesalahan pendataan dilapangan maka Bawaslu bisa menyampaikan ke KPU untuk meralat data tersebut serta, agar KPU melakukan pendataan khusus bagi penyandang disabilitas dimana aksebilitas harus diperhatikan bagi mereka sehingga dapat terakomodir segala kebutuhan penyandang disabilitas di TPS nantinya”, ucap Idris.

Priyo Handoko, S.A.P., M.A selaku Anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa, “Rekapitulasi PDPB Semester I tahun 2022 berjumlah 1.170.135 jiwa. Jumlah ini cenderung berkurang bila dibandingkan pada Semester 2 tahun 2021 yaitu 1.176.971 jiwa. Sementara pada tahun 2020 total DPT sejumlah 1.168.188 jiwa. Rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2022 dengan rincian pemilih pemula sebanyak 2.006 jiwa, Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) pindah keluar sebanyak 6.225 jiwa, meninggal 2.574 jiwa, dan pemilih ganda 18, pemilih tidak dikenal 11, Polri 20, jumlah pemilih ubah data sebanyak 981 jiwa,  dengan total TPS  sejumlah 4.062 jiwa”, ujarnya.

Rapat koordinasi antara KPU dan Bawaslu serta stakeholder ini diharapkan semakin bersinergi dalam mensukseskan perhelatan akbar pesta demokrasi 2024.

Rapat ini berlangsung dengan lancar dan turut dihadiri oleh Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau, Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepulauan Riau, Korem 003 Wira Utama, Lantamal IV Tanjungpinang, Lanud Tanjungpinang, PPDI Provinsi Kepulauan Riau dan Perwakilan Partai Politik.