Lompat ke isi utama

Berita

Anggota Bawaslu Kepri Jadi Narasumber Refleksi Milad HMI ke-79, Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda

Narasumber Refleksi Milad HMI ke-79, Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda

Anggota Bawaslu Kepri (Tengah) Dr. Rosnawati, MA., anggota KPU Provinsi Kepri Priyo Handoko, S.AP.,MA (kiri), dalam kegiatan Refleksi Milad HMI ke-79 dengan Tema Refleksi Hmi Bagi Demokrasi Indonesia

 

Tanjungpinang – Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran data dan Informasi, Rosnawati, menjadi narasumber dalam kegiatan Refleksi Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Minggu, 22 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya peran kader HMI dalam menjaga demokrasi yang tidak hanya prosedural, tetapi juga substansial.

Kegiatan yang digelar di Sekretariat HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan itu turut menghadirkan Anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau, Priyo Handoko, sebagai narasumber. Diskusi menghadirkan perspektif komprehensif mengenai kontribusi HMI dalam perjalanan demokrasi Indonesia.

Dalam pemaparannya, Rosnawati menyampaikan bahwa demokrasi tidak cukup dimaknai sebatas prosedur pemilu, melainkan harus menjunjung nilai keadilan, kebebasan, dan kesejahteraan. Ia menilai, perjuangan kader HMI sejak organisasi ini berdiri menjadi refleksi nyata konsistensi dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Banyak kader HMI yang berkiprah sebagai penyelenggara maupun pengawas pemilu serta mengambil peran penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Secara historis, HMI disebut memiliki kontribusi nyata dalam menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada masa awal kemerdekaan. sebagaimana pendiri HMI sendiri yang juga merupakan Pahlawan Nasional Indonesia, Organisasi ini juga melahirkan banyak tokoh nasional di bidang politik, birokrasi, akademik, dan masyarakat sipil, serta menjadi bagian dari gerakan moral mahasiswa dalam mengoreksi kekuasaan di berbagai periode.

Rosnawati menegaskan, HMI tidak lahir sebagai organisasi seremonial, melainkan sebagai gerakan intelektual dan moral. Karena itu, kader HMI memiliki tanggung jawab untuk terus mengawal pemilu yang jujur dan adil, serta menolak praktik politik uang dan politik identitas yang berpotensi memecah belah bangsa.

Melalui refleksi milad ke-79 ini, diharapkan semangat perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri HMI dapat terus menjadi energi bagi kader dan alumni dalam merawat demokrasi Indonesia.//

Penulis, Editor & Fhoto by Humas/sd

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle