Bawaslu Kepri Dorong Penguatan Demokrasi Melalui Pendidikan Politik Berkelanjutan
|
Tanjungpinang – Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Maryamah, menghadiri Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Rapat Balairung Raja Ali Kelana, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Senin (15/6/2026).
Dengan mengusung tema "Merajut Aspirasi, Memperkuat Sinergi, Mewujudkan Pelayanan Badan Kesbangpol yang Partisipatif, Transparan dan Berkualitas", Forum yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan tersebut bertujuan untuk menghimpun masukan dan memperkuat sinergi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Iksan, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan di hadapan para peserta dan undangan yang hadir.
Selanjutnya, Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau, Aludin Andi, memandu jalannya forum diskusi sekaligus memaparkan berbagai capaian kinerja dan pelayanan publik yang telah dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau.
Turut hadir dalam forum konsultasi publik ini seperti perwakilan Danlanud Raja Haji Fisabilillah, Ketua KPU Kepri Indrawan Susilo Prabowo Adi, serta jajaran perangkat daerah, akademisi, pimpinan media massa, dan perwakilan organisasi masyarakat sipil. Yang terbagi menjadi berbagai unsur, antara lain perwakilan pengguna layanan, penyelenggara layanan, stakeholder pelayanan, akademisi dan praktisi, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan media massa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan pelayanan publik yang partisipatif, transparan, dan berkualitas.
Pada sesi diskusi, Maryamah menyampaikan apresiasi terhadap berbagai masukan yang berkembang dalam forum. Menurutnya, masukan dari berbagai pihak menunjukkan adanya harapan besar untuk terus memperkuat kualitas demokrasi di Provinsi Kepulauan Riau.
"Dari beberapa masukan yang disampaikan, saya menangkap adanya harapan besar dari berbagai pihak untuk terus memperkuat kualitas demokrasi. Demokrasi tidak hanya tentang memilih pada saat hari pencoblosan. Setelah tahapan pemilu selesai, justru masa non-tahapan menjadi momentum yang sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan pemilu berikutnya melalui pendidikan politik dan edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan," ujar Maryamah.
Lebih lanjut, Maryamah menjelaskan bahwa Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya meningkatkan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula, melalui berbagai program yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Salah satu upaya yang terus kami perkuat adalah melalui program Bawaslu Goes to School dan Bawaslu Goes to Campus. Dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesbangpol, Bawaslu juga selalu dilibatkan. Hal ini menjadi wadah bagi kami untuk memberikan pendidikan politik, khususnya kepada pemilih pemula," tambahnya.
Melalui forum konsultasi publik tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, lembaga penyelenggara pemilu, akademisi, organisasi masyarakat sipil, media massa, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun demokrasi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau.
Penulis & Foto by AC
Editor by Humas/AC
Divisi pencegahan Partisipasi Masyarakat & Humas