Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Hak Pilih Masyarakat, Bawaslu Kepri Ajak Warga Aktif Kawal Akurasi Data Pemilih

Zulhadril saat menjadi narasumber dalam program Dialog Pagi di LPP RRI Tanjungpinang, Rabu (9/9/2026). Dialog tersebut mengangkat tema “Pemilih Kepri Terus Bergerak: Bagaimana KPU Menjaga Data Tetap Akurat?”

Zulhadril saat menjadi narasumber dalam program Dialog Pagi di LPP RRI Tanjungpinang, Rabu (9/9/2026). Dialog tersebut mengangkat tema “Pemilih Kepri Terus Bergerak: Bagaimana KPU Menjaga Data Tetap Akurat?”

TANJUNGPINANG – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Zulhadril Putra, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal akurasi data pemilih sebagai bagian dari upaya menjaga dan melindungi hak pilih setiap warga negara.

Ajakan tersebut disampaikan Zulhadril saat menjadi narasumber dalam program Dialog Pagi di LPP RRI Tanjungpinang, Rabu (9/9/2026). Dialog tersebut mengangkat tema “Pemilih Kepri Terus Bergerak: Bagaimana KPU Menjaga Data Tetap Akurat?”

Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber lainnya, yakni Anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau Priyo Handoko serta Pengamat Governansi Birokrasi dan Governansi Publik STISIPOL Raja Haji, Endri Sanopaka.

Dalam dialog tersebut, Zulhadril menyampaikan bahwa Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) memiliki peran penting untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari upaya pencegahan, pengawasan langsung, pencermatan data, uji petik, hingga penerimaan laporan dan masukan dari masyarakat.

“Yang kita jaga bukan sekadar angka dalam daftar pemilih, tetapi hak konstitusional masyarakat. Jangan sampai ada warga yang memenuhi syarat tetapi kehilangan hak pilih karena persoalan data,” ujar Zulhadril.

Ia menegaskan, kualitas data pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Karena itu, Zulhadril mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun masukan apabila menemukan warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum terdaftar, pemilih yang telah meninggal dunia tetapi masih tercatat, data ganda, maupun perubahan data pemilih lainnya.

Partisipasi masyarakat, menurutnya, menjadi salah satu bagian penting dalam membangun data pemilih yang berkualitas. Semakin aktif masyarakat menyampaikan informasi, semakin besar peluang terwujudnya daftar pemilih yang akurat dan sesuai dengan kondisi terkini.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari KPU Provinsi Kepulauan Riau dan kalangan akademisi turut memberikan pandangan mengenai pentingnya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan dalam mendukung kualitas penyelenggaraan demokrasi.

Dialog kemudian dilanjutkan dengan sesi interaktif melalui sambungan telepon yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, tanggapan, dan masukan terkait persoalan data pemilih.

Melalui forum dialog tersebut, Bawaslu Kepri terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengawal data pemilih.

Dengan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, hak pilih masyarakat diharapkan dapat terlindungi secara lebih baik serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berintegritas.

Penulis Nadar Afriadi  
Foto, Editor by Humas/AC
Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat & humas

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle