Rembuk Pancasila Dorong Generasi Muda Kepri Perkuat Demokrasi Dan Tangkal Intoleransi
|
TANJUNGPINANG – Upaya membangun generasi muda yang berkarakter Pancasila terus diperkuat sebagai bagian penting dalam mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat dan menjaga masyarakat dari pengaruh radikalisme, ekstremisme, terorisme, serta intoleransi.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Pembukaan Rembuk Pancasila Seri ke-8 Tahun 2026 yang mengusung tema “Generasi Muda Berkarakter Pancasila, Wujudkan Demokrasi Sehat dan Tangguh Menangkal Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme dan Intoleransi”, di Gedung A Satu Gurindam–Ismeth Abdullah, Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Pulau Dompak, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau tersebut dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan mahasiswi UMRAH. Sejumlah unsur Pimpinan Daerah dan instansi terkait turut hadir, termasuk Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Rosnawati.
Kehadiran Bawaslu Kepri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi di tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Penguatan pemahaman terhadap Pancasila dinilai penting untuk membangun kesadaran demokrasi yang sehat, menghargai keberagaman, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Selain Bawaslu Kepri, kegiatan tersebut juga dihadiri narasumber dari KPU Provinsi Kepulauan Riau, instansi vertikal, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UMRAH yang diwakili Kepala Biro Akademik, Perencanaan, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UMRAH, Ari Satia Dharma, mengapresiasi para peserta yang mengikuti kegiatan Rembuk Pancasila.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan menghasilkan pengaruh positif yang dapat diterapkan serta disebarluaskan oleh para peserta di lingkungan masing-masing.
“Beruntunglah peserta yang mengikuti kegiatan ini. Semoga ada hasil yang bermanfaat dan memberikan pengaruh yang baik kepada yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau, Muhamad Iksan, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan dari berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menyebarluaskan pengetahuan dan nilai-nilai positif yang diperoleh melalui kegiatan tersebut kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
“Jangan memberi ruang bagi radikalisme dan intoleransi untuk tumbuh di lingkungan kita,” tegasnya saat membuka kegiatan.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menghargai setiap perbedaan serta menggunakan media sosial secara bijak. Nilai-nilai Pancasila, menurutnya, tidak hanya perlu dipahami secara teoritis, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Rembuk Pancasila Seri ke-8, generasi muda diharapkan semakin memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat, mampu menjaga persatuan dalam keberagaman, serta menjadi bagian dari upaya bersama membangun demokrasi yang sehat dan tangguh di Provinsi Kepulauan Riau.
Rangkaian pembukaan kegiatan turut diisi dengan penyerahan cenderamata dan piagam penghargaan kepada para narasumber, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta dan undangan
Penulis humas/sd
Foto, Editor by Humas/sd
Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat & humas