Bawaslu kepri perkuat tata kelola administrasi kearsipan dan sosialisasi pendelegasian wewenang pemberian kenaikan gaji berkala bagi ASN
|
Tanjungpinang - Tertib administrasi kepegawaian dan kearsipan menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pekerjaan kelembagaan Bawaslu berjalan efektif, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau memperkuat pemahaman jajaran sekretariat melalui Sosialisasi Pendelegasian Wewenang Pemberian Kenaikan Gaji Berkala (KGB) bagi ASN dan Penatakelolaan Kearsipan di lingkungan Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kepri.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Zulhadril Putra. Dalam sambutannya, Zulhadril menekankan pentingnya memastikan seluruh dokumen dan informasi kelembagaan dapat dikelola serta diarsipkan dengan baik.
Menurutnya, kearsipan bukan sekadar kegiatan menyimpan dokumen, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga rekam jejak kelembagaan dan memudahkan jajaran ketika membutuhkan data di kemudian hari.
“Arsip adalah nyawa Bawaslu,” tegas Zulhadril.
Ia menjelaskan, pengelolaan arsip yang baik akan memberikan kemudahan ketika suatu data atau dokumen dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas. Karena itu, setiap dokumen perlu ditata secara sistematis, aman, dan dapat ditemukan kembali dengan mudah.
Zulhadril juga mengingatkan bahwa tidak seluruh informasi dalam kelembagaan dapat diperlakukan secara terbuka. Terdapat pula data yang dikecualikan sehingga membutuhkan pengelolaan dan penyimpanan yang baik sesuai ketentuan.
“Semua harus dapat diarsipkan dengan baik. Ketika kita membutuhkan data tersebut, kita bisa dengan mudah menemukannya,” ujarnya.
Selain aspek kearsipan, sosialisasi juga membahas pendelegasian wewenang dalam pemberian Kenaikan Gaji Berkala bagi ASN. Pendelegasian ini diharapkan dapat memperjelas kewenangan dan mekanisme pelaksanaan KGB sehingga proses administrasi dapat dilakukan secara tepat waktu, tertib, dan sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kepri juga mendorong adanya keseragaman dalam pelaksanaan administrasi kepegawaian dan kearsipan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Zulhadril mengajak seluruh peserta untuk tidak sekadar mengikuti kegiatan secara formal, tetapi aktif berdiskusi dengan para narasumber. Menurutnya, kesempatan tersebut penting untuk menggali pengetahuan baru yang nantinya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Saya berharap peserta dapat berperan aktif dan bertanya kepada narasumber, sehingga mendapatkan pengetahuan baru yang nantinya dapat diterapkan di Bawaslu,” katanya.
Kegiatan ini diikuti Ketua dan Anggota Bawaslu Kepri, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Kepri, Kepala Bagian Administrasi, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kepri, serta staf administrasi di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kepulauan Riau.
Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Biro SDM dan Umum Bawaslu serta Arsip Daerah Provinsi Kepulauan Riau.
Dengan penguatan pemahaman tersebut, Bawaslu Kepri menargetkan pelaksanaan administrasi kepegawaian, khususnya KGB, dapat berlangsung lebih tertib dan seragam, sementara pengelolaan arsip semakin sistematis, aman, dan mudah diakses ketika dibutuhkan untuk mendukung tugas kelembagaan.
Penulis humas/sd
Foto, Editor by Humas/sd
Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat & humas