Anggota Bawaslu RI Lolly: Bawaslu Saat Ini Akan Mengedepankan Pencegahan Dan Memperkuat Penindakan
|
Tanjungpinang – Masalah data pemilih yang sering muncul dalam pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah selalu bermuara pada data kependudukan yang belum terdata dengan baik karena ketidak akuratan dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), berkaca dari kejadian-kejadian tersebut maka Bawaslu RI gelar Rapat Koordinasi Nasional Hubungan Antar Lembaga dan Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih selama 3 hari di The Alana Malioboro Hotel Yogyakarta pada 26 sampai dengan 28 Oktober 2022.
Kegiatan tersebut menghadirkan 4 narasumber dari unsur KPU RI, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Pengamat Pemilu dan juga Akademisi dari Universitas Gajah Mada. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan rakornas adalah untuk mempersiapkan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam membangun sinergitas hubungan antar lembaga dengan stakehokder dan persiapan dalam melaksanakan pengawasan tahapan pemutakhiran data pemilih pada pemilu tahun 2024.
Anggota Bawaslu Lolly Suhenti menegaskan dihadapan para peserta yang terundang mengatakan bahwa arah strategi kebijakan Bawaslu RI saat ini lebih mengedepankan pencegahan dan memperkuat penindakan, “Bawaslu harus memastikan partisipasi masyarakat meningkat dan juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Bawaslu”. Tegasnya
Rapat Koordinasi Nasional Hubungan Antar Lembaga dan Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih kali ini tidak mengundang seluruh Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, hanya 11 Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi masing-masing yang terundang salah satunya Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau serta 7 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau.
Editor : Iskann
Fotografer : Ade