Bawaslu Kepri Berkesempatan Menjadi Pembicara pada Dialog Kebangsaan FPK Prov Kepri
|
Tanjungpinang, Mewujudkan Pemilu 2024 yang damai dan berkeadilan, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kepulauan Riau menggelar dialog bersama dengan sekitar 33 suku bangsa yang ada di provinsi Kepulauan Riau dengan tema “Dialog Kebangsaan Mewujudkan Pemilu 2024 Damai dan Berkeadilan” yang bertempat di Aula Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Tanjungpinang, Kamis 05 Oktober 2023.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau dan beberapa tamu undangan dari para pemangku kebijakan.
Nazarudin selaku Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kepulauan Riau dalam sambutannya mengatakan “kegiatan ini sudah diprogramkan selama setahun ini dan ini adalah kegiatan terakhir disamping kegiatan-kegiatan yang lain”. “tugas utama dari FPK sendiri yaitu mengadakan diskusi dan dialog kemudian membuatkan rekomendasi, hasil tersebut kemudian disampaikan kepada Gubernur melalui Kesbangpol Provinsi Kepri, sebagai pertimbangan dalam forum kebangsaan”, lanjutnya.
Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Kepri, Ridwan yang mewakili sebagai pembicara pada kegiatan dialog tersebut mendorong dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas pada pemilu 2024 mendatang. Terlebih saat ini sudah banyak bakal calon legislatif (bacaleg) sudah mulai tebar pesona melalui alat peraga sosialisasi.
“pada masa sekarang ini, menjelang ditetapkannya Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU pada tanggal 3 November nanti sudah mulai banyak bacaleg yang menebar pesonanya”. “kemudian setelah itu akan memasuki tahapan Kampanye pada tanggal 28 November 2023, dimasa ini akan banyak sekali potensi-potensi pelanggaran dalam Pemilu, seperti politik uang, penggunaan fasilitas negara bagi calon incumbent (petahana), kekerasan dan intimidasi, hoax serta politisasi sara. Dan yang lebih dikhawatirkan lagi adalah kampanye diluar jadwal yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara Pemilu”, lanjutnya.
“sekali lagi kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di forum ini maupun yang ada diluar forum ini apabila menemukan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilu untuk bisa melaporkan kepada kami (red. Bawaslu). Mari kita bersama-sama mewujudkan pemilu 2024 mendatang di Provinsi Kepulauan Riau ini aman, lancar serta berkeadilan karena pesta demokrasi ini adalah milik kita bersama. Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”, tutupnya.
Editor : Chandra
Fotografer : Chandra