Mariyamah:Semua Memiliki Hak yang Sama Pada Pemilu 2024 Tidak Terkecuali Bagi Penyandang Disabilitas
|
Tanjungpinang - Ketidak sempurnaan pada fisik tidaklah merubah hak dan kesempatan dalam hal kepentingan memilih dan dipilih, fenomena seperti ini tidak menutup kemungkinan para penyandang disabilitas merasa minder, menutup diri dan bahkan cuek tidak ingin tau tentang urusan-urusan kepemiluan terlebih lagi berpartisipasi dalam urusan pengawasan, melihat kejadian ini maka Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau mengundang Komunitas Disabilitas menghadiri Sosialisasi Partisipasi Masyarakat untuk penyandang disabilitas yang digelar di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Kamis, 29 September 2022.
Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Said Abdullah Dahlawi secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan didampingi oleh Indrawan Susilo Prabowoadi, Mariyamah, dan Zulhadril Putra selaku anggota serta Ketua Bawaslu Kota Tanjung Pinang Muhammad Zaini.
Indrawan pada kegiatan tersebut yang juga sebagai narasumber mengatakan dalam hal pemilih dan dipilih penyandang disabilitas memiliki kesempatan dan hak yang sama sebagai anggota legislatif dan eksekutif sebagaimana disebut pada undang-undang pemilu 7 tahun 2017, “jadi bapak ibu jangan minder dalam hal ini” lanjut beliau “Kami berharap partisipasi masarakat dan kepada bapak ibu untuk turut membantu dalam mengawal pemilu yang akan datang dengan menjadi pemantau” ucap beliau.
Pada kesempatan yang sama Zaini yang juga menjadi narasumber mengatakan pemilu merupakan tanggungjawab kita bersama dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, tentunya ini ditopang oleh penyelenggara yang berkualitas, kontestan yang taat pada aturan dan pemilih yang cerdas, hal yang senanda juga zaini mengatakan bahwa “kita tidak sekedar turun memilih menggunakan hak pilih, tapi turut turun berpartisipasi dalam hal pengawasan, apakah bapak ibu siap?” ucap beliau
Politik uang merupakan salah satu kebiasaan yang bukan lagi menjadi rahasia umum di masyarakat kita, namun tidak semua mengetahui bahwa hal tersebut memiliki dampak buruk dimasa yang akan datang, disamping itu jika praktek-praktek ini ditemui dan teridentifikasi maka hal ini juga akan membuat yang menerima dan pemberi mendapat masalah, ungkap Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Hubungan Masyarakat Mariyamah, Kedepan Bawaslu berharap bapak ibu yang hadir dalam kegiatan hari ini untuk bisa bersama-sama mengawal proses pesta demokrasi yang ada di Kepulauan Riau, jika menemukan praktik-praktik tersebut, laporkan kepada kami, pasti akan kami tindak lanjuti, tutup beliau sekaligus menutup kegiatan tersebut.
Editor : Iskann
Fotografer : Iskann