Panwascam se-Provinsi Kepri Ikuti Rakerda, Zulhadril: Setiap Kerja Pengawasan Harus Hasilkan Data
|
Batam, Semakin dekatnya hari pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah, Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah Penguatan SDM Pengawas Pilkada bagi Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwas Kecamatan se-Provinsi Kepulauan Riau pada Senin (12/08/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk memperkuat kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) bagi jajaran Pengawas Pemilu mulai dari Kabupaten/Kota sampai dengan tingkat Kecamatan, serta untuk menciptakan Pengawas Pemilu yang berintegritas. Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Yessi Yunius.
Selanjutnya Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Zulhadril Putra dalam sambutannya menyampaikan tugas dan kewenangan jajaran pengawas sangat besar, “kita mengawasi, mencegah dan menindak hal-hal yang bertentangan dengan proses demokrasi. Untuk itu jajaran pengawas harus punya integritas yang tinggi untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang membawa Kepri dan negara ini ke depan lebih baik, dan prosesnya harus kita awasi tahap demi tahap.”
Lebih lanjut Zulhadril menjelaskan, “Kita baru saja melewati tahapan Coklit (pencocokan dan penelitian) Data Pemilih, teman-teman pengawas telah mengawasi secara door to door dengan mendampingi teman-teman Pantarlih melakukan Coklit, meneliti dan menyandingkan data dengan fakta yang ada. Kenapa hal ini perlu? Kalaulah data ini bermasalah maka akan ada potensi masalah tahap selanjutnya.”
“Proses awal ini penting karena proses ini akan menentukan proses berikutnya”, sambung Zulhadril. Pentingnya rekapitulasi data pada proses awal ini, Zulhadril menyampaikan sebentar lagi 27 Agustus s.d 29 Agustus 2024 memasuki Tahapan Pencalonan, “Kita harus waspada pada apa saja kerawanan di tahapan pencalonan ini. Apa yang menjadi titik krusial dalam hal kewenangan kita sebagai pengawas. Tentu sebagai pengawas, ada tolak ukurnya dan ada administrasinya. Tidak ada yang Cuma Nengok Nengok. Teman-teman pengawas, apa yang menjadi temuan harus dicatat. Ini adalah laporan pertanggungjawaban kita sebagai pengawas. Setiap kerja pengawasan harus hasilkan data.” Tegas Zulhadril.
Proses pengawasan pemilu haruslah tertuang dalam laporan hasil pengawasan yang terstruktur dan terorganisir. Ini menjadi basis data bagi pengawas sekaligus menjadi pertanggungjawaban kerja pengawasan dan kelembagaan. Basis data juga menjadi elemen penting dalam pengambilan kebijakan dan evaluasi kinerja.
Ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau dan didampingi oleh jajaran pemangku kepentingan terkait, Rapat Kerja Daerah ini dibuka dan dilanjutkan dengan penyematan atribut Panwaslu Kecamatan secara simbolis oleh Zulhadril dan Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Mariyamah.
Dihadiri oleh seluruh jajaran pengawas tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan di Provinsi Kepulauan Riau, akademisi, organisasi masyarakat dan organisasi media, kegiatan ini menjadi ruang bagi jajaran pengawas untuk menyerap ilmu, berdiskusi dan menjalin solidaritas serta menyamakan persepsi terkait kerja-kerja pengawasan jelang Pemilihan Kepala Daerah mendatang.
Dokumentasi: Chandra