Pilkada Semakin Dekat, Bawaslu Kepri Berikan Penguatan Kapasitas Kehumasan
|
Pilkada semakin dekat. Tidak kurang tiga bulan lagi pesta demokrasi terbesar di Indonesia akan digelar, tepatnya pada 9 Desember 2020. Mematangkan persiapan menjelang Pilkada serentak ini, Bawaslu berikan penguatan kapasitas kehumasan, khususnya terkait peran web dan media sosial yang dilaksanakan secara virtual pada hari Kamis (17/9). Acara ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kepri, Ketua, Anggota dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri, Staf Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri dan Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri.

Kordiv Hukum, Humas dan Datin Bawaslu Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja-kerja Humas akan semakin banyak, apalagi dengan Pilkada yang semakin dekat, tentu tidak hanya kinerja yang perlu ditingkatkan, namun juga penguatan kapasitas untuk pelaksana Humas. Perlu juga untuk diperhatikan, di masa Pandemi Covid-19 ini, kemungkinan besar tahapan-tahapan Pilkada akan banyak digelar secara daring, baik via video conference maupun di website dan di media sosial, tentu membutuhkan strategi-strategi yang tepat untuk mengantisipasi informasi yang dapat merugikan, baik informasi hoaks maupun yang bersifat sara. Indrawan meminta pelaksana Humas untuk selalu meningkatkan kapasitas diri dan wawasan kehumasan.
Narasumber pada kegiatan ini ada tiga orang, yaitu Sulastio Tenaga Ahli Humas Bawaslu RI, Haryo Sudrajat Kasubag Humas Bawaslu RI, dan Septiaji Eko Nugroho Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Sulastio pada paparannya menyampaikan materi tentang Pengelolaan Media Komunikasi Bawaslu. Beberapa hal yang disampaikan, mengenai ikhtisar media komunikasi, strategi komunikasi lembaga negara, transformasi komunikasi lembaga negara, kategori media (media mainstream, media berbasis internet, dan media pengembangan), penggunaan website dan medsos sebagai media komunikasi Bawaslu, saran untuk bekerja sama dengan influencer di media sosial, pentingnya interaksi dengan jurnalis, dan peran taktis dan strategis kehumasan Bawaslu menyambut jangka panjang dan jangka pendek.

Septiaji Eko Nugroho selaku narasumber kedua kegiatan ini menyampaikan materi tentang peran media sosial dalam Pemilu, infografis terkait media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, pentingnya membangun peran humas di era digital, jenis konten yang popular saat ini, rumus membangun konten sesuai platform, membangun jejaring relawan digital, kunci keberhasilan humas secara digital, cara menyikapi hoaks di Pilkada akan datang, bagaimana cara mendeteksi informasi hoaks dan yang terakhir edukasi anti hoaks kepada masyarakat.

Haryo Sudrajat menyampaikan materi tentang apa saja yang telah dilakukan oleh Humas Bawaslu RI, baik dalam merencanakan konten yang akan dibuat, membuat timing pengunggahan konten, serta evaluasi terhadap kerja-kerja secara berkala, mengukur tingkat interaksi/engagement dengan netizen, dan yang terakhir mengingatkan para pelaksana Humas baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk selalu berusaha meningkatkan kapasitas diri, agar kinerja Humas dapat menjadi lebih baik.
