Rahmat Bagja: Modus Politik Uang Semakin Kompleks di Era Teknologi “Manual vs Digitalâ€Â
|
Surabaya, Bawaslu Kepri – Bawaslu RI menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Pelanggaran Dan Pengawasan Tahapan Pemutakhiran Penyusunan Daftar Pemilih Tetap Pemilu Tahun 2024 pada 7 - 9 Februari 2023 di Hotel Wyndham Surabaya.
Pada kesempatan pertama Plt Sekjen Bawaslu RI La Bayoni mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan seluruh jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tahapan pemutakhiran penyusunan daftar pemilih tetap pemilu tahun 2024.
“kepada jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia agar mempersiapkan diri dalam melakukan pengawasan tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih tetap mulai dari pelaksanaan pencocokan dan penelitian daftar pemilih, penetapan daftar pemilih sementara, sampai dengan pelaksanaan penetapan daftar pemilih tetap” ucap Lolly Suhenti selaku Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI pada sambutan kegiatan di surabaya tersebut.
.jpeg)
Kegiatan yang disejalankan dengan penandatanganan MoU antara Bawaslu dengan PPATK, launching portal Jarimu Awasi Pemilu dan Form Pencegahan Online yang disaksikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas beserta koordinator divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Indonesia dalam hal ini Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau dihadiri oleh Mariyamah.
“saat ini modus-modus politik uang yang berpotensi dalam pemilu lebih kompleks, terlebih dengan berkembangnya teknologi yang cukup pesat saat ini, transaksi tidak lagi dilakukan secara tunai, transaksi sudah dilakukan dengan menggunakan e-money, crypto, uang digital, dan lain sebagainya, kedepan sangat dimungkinkan money politik pun dilakukan dengan cara model pembayaran semacam itu, tidak lagi secara tunai, akan menjadi tantangan tersendiri bagi pengawas pemilu dalam melakukan pengawasan politik uang”. ucap Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja pada sambutan penandatanganan MoU dengan PPATK.
Pada sambutan launching portal Jarimu Awasi Pemilu dan juga Form Pencegahan Online, Rahmat Bagja menyampaikan bahwa “Jarimu Awasi Pemilu ini merupakan portal komunitas online yang dibuat untuk mewadahi pengawas pemilu, peserta pemilu, stakeholder dan juga masyarakat, yang membahas tema-tema seputar kepemiluan dan perkembangan proses pelaksanaan tahapan pemilu”.
Lolly Suhenti juga menambahkan, dia mengatakan bahwa dalam portal ini masyarakat bisa memantau dan mencari informasi secara langsung terkait dengan proses pemilu yang sedang berjalan, dia juga mengatakan masyarakat dapat melakukan cek fakta terkait dengan informasi-informasi yang diduga tidak benar (hoax), bahkan masyarakat juga bisa melaporkan dugaan pelanggaran kepada pengawas pemilu. Tegasnya.
Editor : Iskann
Fotografer : Ade