Rakornas Evaluasi Program Kerja TA 2021 & Persiapan Pengawasan Pemilihan Serentak 2024
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Evaluasi Program Kerja Tahun Anggaran 2021 dan Pemantapan Persiapan Pengawasan Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 bagi Bawaslu dan Bawaslu Provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta pada hari Sabtu (11/12/2021).
Abhan selaku Ketua Bawaslu RI meminta seluruh jajarannya dari Bawaslu Provinsi sampai dengan Bawaslu Kabupaten/Kota memerhatikan pengelolaan anggaran secara matang. Pasalnya, pada tahun 2024, Bawaslu khususnya di daerah yang akan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Pemilu serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Pilkada secara bersamaan.
M. Afifuddin selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu RI menyampaikan bahwa tahun ini dalam melaksanakan program kerja banyak ide serta kreatifitas yang muncul. Hal ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang belum berhenti. Sehingga salah satu keberanian dan inovasi yang dilakukan yakni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang dilakukan secara daring pada tahun 2020. Lalu pada tahun 2021, dilaksanakan SKPP tingkat menengah, dan SKPP tingkat lanjut yang bisa berjalan dengan melibatkan puluhan ribu peserta. Afif mengungkapkan bahwa Divisi Pengawasan dan Hubal sudah menghasilkan buku kelembagaan baik terkait Indeks Kerawanan Pemilihan (IKP), pengawasan partisipatif sebanyak 25 buku.
Fritz Edward Siregar selaku Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu RI menyampaikan bahwa banyaknya kemajuan yag dicapai pada tahun 2021, diantaranya dalam hal Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dokumentasi hukum, cetak biru dokumen teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Bawaslu, serta aturan tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Selain itu, Fritz mengungkapkan bahwa Bawaslu juga telah menerapkan tanda tangan elektronik pada aplikasi umum berbagi pakai tata naskah dinas Srikandi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu RI, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, para deputi serta inspektorat utama. Untuk peserta Rakornas ini para pimpinan Bawaslu Provinsi dan Kepala Sekretariat dari 34 provinsi se-Indonesia.
.jpeg)
.jpeg)