Tegaskan Pentingnya Pancasila Dalam Demokrasi, Bawaslu Kepri Hadir Dalam Kemas Seri-18 di Sman 1 Batam & Berikan Pendidikan Politik Bagi Mahasiswa
|
Batam – Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Said Abdullah Dahlawi, menghadiri kegiatan Pembukaan Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) Seri Ke-18 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau di SMA Negeri 1 Kota Batam, Kamis (18/6/2026).
Kehadiran Bawaslu Kepri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan pendidikan politik, wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai demokrasi di kalangan generasi muda. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau beserta sejumlah undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Program KEMAS Seri Ke-18 Tahun 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan menanamkan pemahaman mengenai kebangsaan, demokrasi, dan partisipasi warga negara kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Sehari setelah kegiatan tersebut, Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau kembali melaksanakan agenda pendidikan politik melalui Rembuk Pancasila Seri Ke-7 Tahun 2026 dengan tema “Penguatan Etika dan Budaya Politik untuk Demokrasi yang Berkualitas” di Universitas Batam (UNIBA), Jumat (19/6/2026).
Pada kegiatan itu, Said Abdullah Dahlawi hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi bertajuk “Upaya Meneguhkan Pancasila dalam Membangun Demokrasi” di hadapan mahasiswa Universitas Batam.
Dalam pemaparannya, Said menegaskan bahwa Bawaslu memiliki peran strategis sebagai penjaga integritas Pemilu melalui fungsi pencegahan dan penindakan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“Bawaslu berperan strategis sebagai penjaga integritas Pemilu, dengan tugas pencegahan dan penindakan yang berbasis nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tantangan dalam penyelenggaraan demokrasi masih terus dihadapi, mulai dari praktik politik uang, polarisasi masyarakat, hingga pelanggaran netralitas. Namun demikian, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui pengawasan yang kuat serta partisipasi aktif masyarakat.
Menurutnya, Pemilu tidak hanya menjadi mekanisme untuk memilih pemimpin, tetapi juga merupakan refleksi dari nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pemilu bukan sekadar mekanisme memilih pemimpin, tetapi refleksi dari nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mari kita jadikan Pemilu sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila untuk Indonesia yang lebih adil, bersatu, dan demokratis,” tegas Said.
Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau memberikan apresiasi atas langkah Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau yang secara konsisten melaksanakan kegiatan pendidikan politik bagi generasi muda, baik di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi. Upaya tersebut dinilai penting dalam membangun kesadaran demokrasi, memperkuat karakter kebangsaan, serta mendorong lahirnya generasi yang kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, pendidikan politik yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat kualitas demokrasi di Provinsi Kepulauan Riau.//
Penulis &Foto by Humas/sd
Editor by Humas/sd
Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat & humas